THR Jangan Dipotong Pajak

Kamis, 19 Agustus 2010 08:46

LOBAM (BP) – Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bintan T Sianturi, meminta agar Tunjangan Hari Raya (THR) tidak dipotong pajak. Menurutnya, meski memiliki pinjaman, perusahaan pun tidak akan memotong THR. ”Pemerintah harus adil, THR tidak dipotong pajak,” ujar Sianturi, Rabu (19/8).

Dijelaskan Sianturi, untuk meringankan beban para buruh menghadapi Hari Raya Idul Fitri, perusahaan sebagaimana diamanatkan undang-undang diharuskan membayarkan THR. Paling lambat THR diberikan sepekan sebelum lebaran tiba agar karyawan bisa mempersiapkan berbagai keperluan menyambut Hari Raya.

Berkenaan dengan ini, sebagaimana diamanatkan undang-undang, THR tak boleh dipotong pinjaman bila yang bersangkutan punya utang. Semestinya, hal ini juga berlaku dengan kebijakan pemerintah yaitu tidak mengenakan pajak dalam THR. Sudah cukup gaji per bulan para buruh yang dipotong pajak oleh pemerintah. Sangat ironis sekali, tambah Sianturi, di saat pemerintah menaikkan gaji untuk pegawai terutama TNI/Polri, harus juga memotong uang THR karyawan.

Terkait hal ini, Ade, salah seorang karyawan Lobam mendukung bila THR tidak dikenakan pajak. Apa salahnya, THR tidak dipotong pajak, toh ini bukan kategori gaji melainkan tunjangan. Menurut Ade, potongan pajak ini sangat besar artinya bagi para buruh terutama menghadapi kondisi harga sembako yang naik. Seperti biasa, menjelang Hari Raya biasanya harga kebutuhan melonjak. ”Kadang boro-boro untuk beli baju baru, untuk biaya hidup saja belum tentu cukup,” ucap Ade. (cnt)

Sumber : batampos.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: