Pemerintah Bebaskan PPN untuk Pembangunan Rumah Kecil

Jawa Pos, 11 Maret 2010
Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pemerintah membebaskan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas pembangunan rumah kecil dengan luas lahan di bawah 200 meter persegi.

Menurut Sri Mulyani, peraturan tentang batasan dan tatacara pengenaan PPN atas kegiatan membangun sendiri itu diperlukan untuk memastikan rakyat kecil tidak terbebani pajak. ”Peraturan Menteri Keuangan (PMK) ini guna melindungi masyarakat berpenghasilan rendah dari pengenaan PPN,” ujarnya.

Ketentuan tersebut diatur dalam PMK 39/PMK.03/2010 tertanggal 22 Februari 2010. Berhubung PMK ini merupakan petunjuk pelaksana dari UU No.42/2009 tentang PPN dan PPnBM, ketentuan ini baru berlaku per 1 April 2010.

Menurut PMK tersebut, kegiatan membangun sendiri adalah kegiatan membangun bangunan yang dilakukan tidak dalam kegiatan usaha atau pekerjaan oleh orang pribadi atau badan yang hasilnya digunakan sendiri atau digunakan pihak lain. Aturan Ditjen Pajak menyebut, selama ini, pengenaan PPN terhadap kegiatan membangun sendiri dikenakan terhadap bangunan yang dibangun untuk tempat tinggal atau usaha, dengan luas bangunan 200 meter persegi atau lebih dan bersifat permanen.

Namun, adanya UU PPN dan PPnBM yang baru membuat semua kegiatan membangun sendiri, termasuk rumah di atah lahan kurang dari 200 meter persegi, bakal terkena pajak. PMK inilah yang kembali mengatur bahwa pembangunan rumah di atas lahan kurang dari 200 meter persegi tidak akan terkena pajak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: