Pemerintah diminta terapkan tax holiday

Jumat, 19/02/2010 20:17:47 WIB

JAKARTA (Bisnis.com): Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah mempertimbangkan pemberian penangguhan pembayaran pajak dalam waktu tertentu (tax holiday) sebagai insentif fiskal dalam rangka peningkatan produktivitas nasional.

“Kebijakan tax holiday layak dipertimbangkan sebagai intensif fiskal, apabila tujuannya untuk meningkatkan produktivitas nasional,” kata anggota Komisi XI DPR Arif Budimanta di Jakarta hari ini.

Kebijakan tax holiday, tegasnya, harus ditujukan kepada aktivitas ekonomi atau investasi yang bersifat infant, high risk, dan ditujukan untuk penguatan kemandirian bangsa. “Kalau ini yang terjadi, maka sinyalemen yang mengatakan kebijakan tax holiday sama dengan menjadikan Indonesia sebagai tax haven palace menjadi tidak relevan,” tegasnya.

Menurutnya, alasan pemerintah yang menyatakan Indonesia terancam di black list oleh negara OECD jika memberlakukan kebijakan tax holiday, merupakan alasan yang mengada-ada. “Saya rasa alasannya terlalu dicari-cari. Kebijakan ini seharusnya dapat kita kaji dalam rangka memperkuat industri dan perdagangan nasional kita,” tambahnya.

Direktur Jenderal Pajak Mochamad Tjiptardjo sebelumnya menyatakan pemberian fasilitas tax holiday bisa menyebabkan Indonesia di black list oleh negara-negara anggota OECD. “Kami [saat ini] nggak ada insentif [tax holiday]. Kami berpendapat, dari negara-negara OECD negara yang memberikan tax incentive akan di black list,” katanya.(msb)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: