Tabrakan Pesawat di Texas Dicurigai Sengaja

2010-02-19 15:14:08  CRI

Sebuah pesawat terbang ukuran kecil kemarin ( 18/02 ) menabrakkan perkantoran jawatan perpajakan nasional kota Austin, negara bagian Texas, dengan mengakibatkan sejumlah orang luka-luka serta memicu ledakan dan kebakaran. Aparat pelaksana hukum berpendapat bahwa peristiwa tersebut dilakukan sengaja oleh pilot pesawat kecil itu.

Kemarin pagi pukul 10 waktu setempat, sebuah pesawat ukuran kecil yang terbang rendah secara mendadak menabrakan perkantoran jawatan perpajakan yang berlantai tujuh di kota Austin, negara bagian Texas, sehingga menimbulkan ledakan dan kebakaran. Kira-kira 200 karyawan yang bekerja di perkantoran itu berada dalam keadaan kacau balau. Pegawai jawatan perpajakan, Peggy Walker mengatakan, ” pada saat terjadinya peristiwa, saya merasa bagaikan bom jatuh, tampak sebuah lobang besar di langit-langit, kaca jendela pecah semua. ” Seorang saksi mata di dekat gedung perkantoran menyaksikan pesawat menabrakkan gedung dan kemudian lenyap dalam bola api.

Setelah terjadinya peristiwa tersebut, pemerintah kota Austin secara darurat mengerahkan anggota pemadam kebakaran dan polisi ke lokasi untuk melakukan pertolongan. Departemen Pertahanan AS juga secara darurat mengerahkan dua pesawat tempat F-16 dari Huston dan berpatroli di kota Austin. Menurut laporan terbaru yang disediakan jawatan pemadam kebakaran setempat, sejauh ini sedikitnya satu orang karyawan di dalam gedung hilang, 13 orang lainnya dirawat di rumah sakit, dua orang di antaranya mengalami luka parah. Melalui upaya selama hampir satu hari, kebakaran di gedung perkantoran sudah dipadamkan, para anggota pemadam kebakaran sedang melakukan pencarian, untuk membenarkan jumlah korban tewas atau luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Setelah terjadinya peristiwa, pihak kepolisian setempat mulai melakukan penyelidikan, kini sudah dibenarkan seorang laki-laki yang bernama Joseph Stack mengendarai pesawat dan menabrakkan gendung perkantoran jawatan perpajakan. Joseph Stack yang kini berusia 53 tahun pernah bekerja sebagai insinyur perangkat lunak. Penyebab tabrakkan berkemungkinan balas dendam bunuh diri. Pihak kepolisian sudah menemukan pesan yang bersifat wasiat yang diumumkannya di internet kemarin pagi. Joseph Stack dalam pesannya menyatakan, antara dia dengan jawatan perpajakan kota Austin pernah terjadi beberapa kali percekcokan, Dia mencela bagian perpajakan, program penyelamatan moneter pemerintah dan perusahaan besar melakukan ” pembunuhan dan perampokan ” terhadap warga biasa. Stack mengatakan pula, dia tidak akan membiarkan ” para konglomerat ” ” merampok ” diri sendiri sambil mengawasi diri sendiri. Pihak kepolisian menemukan pula, kemarin pagi Stack telah memusnahkan rumahnya sendiri, kemudian dari bandar udara Georgetown yang terletak sejauh 30 mil dari kota Austin mengendarai pesawat terbang ke arah gedung perkantoran jawatan perpajakan. Sebelumnya Stack tidak menyerahkan rencana penerbangan kepada bandar udara mungkin karena dia sudah bertekad untuk bunuh diri. Sedangkan seorang saksi mata menyatakan, tidak ada gejala yang menunjukkan pesawat Stack lepas kendali, sehingga mula-mula dia menganggap penerbangan rendah itu hanya untuk memperlihatkan ketrampilannya, ” tak terduga dia bertindak begitu gila. “

Dalam jumpa pers kemarin sore, pihak kepolisian kota Austin menyatakan, ditinjau dari keadaan sekarang, tabrakkan gedung perkantoran itu adalah ” peristiwa independen yang bersifat individual “, tidak berkaitan dengan serangan teror.

Pada kenyataannya, peristiwa tabrakan pesawat ukuran kecil dengan gedung kerap kali terjadi di AS selama tahun-tahun terakhir ini. Pada bulan Januari tahun 2002, di kota Tampa, negara bagian Florida, seorang siswa sekolah penerbangan yang berumur 15 tahun melakukan bunuh diri dengan mengendarai pesawat ukuran kecil menabrakkan gedung pusat kota Tampa, untunglah tabrakan gedung itu tidak menimbulkan akibat serius karena tepat pada akhir minggu. Pada bulan Oktober tahun 2006, sebuah pesawat ukuran kecil di New York juga menabrakkan sebuah gedung di Manhattan, dua orang tewas dalam peristiwa itu. Pihak kepolisian setempat berpendapat bahwa peristiwa itu merupakan insiden yang terjadi karena pilot kurang mampu.

Setelah terjadinya peristiwa peledakan pesawat yang gagal pada Hari Natal tahun lalu, AS telah mengintensifkan keamanan penerbangan, dengan mengambil langkah pemeriksaan ketat terhadap para penumpang, namun sejumlah pakar menyatakan, Dewan Keamanan Transportasi Nasional AS nampaknya mengabaikan pengawasannya terhadap pilot pesawat ukuran kecil. Dengan mengambil peristiwa kemarin sebagai contoh, Stack tidak menyerahkan rencana penerbangannya sesuai dengan peraturan bandar udara sebelum lepas landas, selain itu Stack pernah mengeluarkan pernyataan yang bersifat mengancam di internet, namun tak seorang pun yang merintangi pesawatnya lepas landas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: