Sudahkah Anda Mencatat ?

Anda Orang Pribadi yang punya usaha atau melakukan pekerjaan bebas ? Atau Anda Orang Pribadi yang tidak mempunyai usaha atau pekerjaan bebas ?

Sudahkah anda melakukan pencatatan atas penghasilan dan biaya-biaya yang anda keluarkan ?

1. Bagi Anda yang punya usaha atau melakukan pekerjaan bebas

* Pencatatan yang harus anda lakukan meliputi :

a. Peredaran dan atau penerimaan bruto yang tidak dikenai pajak final.

(Catatan minimal harus memuat Tanggal, Uraian, Jumlah Bruto dan Keterangan)

b. Penghasilan bruto yang diterima diluar kegiatan usaha atau pekerjaan bebas yang tidak dikenai pajak final, termasuk biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan penghasilan tersebut.

(Catatan minimal harus memuat Tanggal, Uraiain, Jumlah Bruto, Biaya, Jumlah Neto dan Keterangan)

c. Penghasilan yang bukan objek pajak dan atau penghasilan yang dikenakan pajak final, baik yang berasal dari usaha dan /atau pekerjaan bebas maupun dari luar usaha dan /atau pekerjaan bebas.

(Catatan minimal harus memuat Tanggal, Uraian, Jumlah Bruto dan Keterangan)

* Jika anda mempunyai lebih dari satu jenis usaha dan /atau tempat usaha, maka pencatatan harus dapat menggambarkan secara jelas untuk masing-masing jenis usaha dan /atau tempat usaha yang bersangkutan.

2. Bagi Anda yang tidak melakukan kegiatan usaha dan /atau pekerjaan bebas

* Pencatatan yang harus anda lakukan meliputi :

a. Penghasilan bruto yang diterima yang tidak dikenakan pajak final termasuk biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan tersebut, dan /atau

(Catatan minimal harus memuat Tanggal, Uraian, Penghasilan Bruto, Penghasilan Neto, dan Keterangan)

b. Penghasilan yang bukan objek pajak dan /atau penghasilan yang dikenakan pajak final.

(Catatan minimal harus memuat Tanggal, Uraian, Jumlah Bruto dan Keterangan)

* Bagi Anda yang hanya menerima penghasilan dari pemberi kerja, cukup menyimpan formulir 1721-A1/1721-A2, hal ini sudah dianggap melakukan pencatatan.

Hal-hal yang harus diperhatikan::

1. Pencatatan hanya untuk seluruh Peredaran/penghasilan bruto yang telah diterima secara tunai.

2. Pencatatan harus dibuat dalam jangka waktu 1 (satu) tahun kalender mulai tanggal 1 Januari s.d. 31 Desember.

3. Pencatatan harus dibuat secara kronologis dan sistematis berdasarkan urutan tanggal diterimanya penghasilan / peredaran bruto.

4. Pencatatan harus dilakukan berdasarkan itikad baik dan sesuai keadaan yang sebenarnya didukung dengan dokumen yang menjadi dasar pencatatan

5. Catatan dan dokumen termasuk rekening Koran bank, buku tabungan, fotokopi deposito, Sertifikat Bank Indonesia dan Bukti Pemotongan/pemungutan Pajak Penghasilan harus disimpan ditempat tinggal atau tempat kegiatan usaha selama 10 tahun, terhitung sejak berakhirnya tahun pajak.

6. Selain penyelenggaraan pencatatan, setiap Wajib Pajak Orang Pribadi wajib mencatat harta dan kewajiban yang dimilikinya.

Jadi sudahkah anda mencatat penghasilan anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku ?

Karena catatan ini sewaktu-waktu dapat diminta pada saat dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Pelayanan Pajak tempat anda terdaftar.

Untuk peraturan terkait dengan artikel diatas dapat anda akses di http://www.pajak2000.com Peraturan Dirjen Pajak No. PER-4/PJ/2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pencatatan Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: